Showing posts with label KORAN TEMPO Interaktif. Show all posts
Showing posts with label KORAN TEMPO Interaktif. Show all posts

Thursday, 14 February 2008

Kapal Kontainer Terjebak di Pulau Bawean

TEMPO Interaktif
Jum'at, 15 Pebruari 2008


TEMPO Interaktif, Balikpapan:Kapal kontainer dari Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, tujuan Pelabuhan Semayang, Balikpapan, Kalimantan Timur, hari ini terpaksa berlindung di perairan Pulau Bawean untuk menghindari terjangan gelombang Laut Utara setinggi 2 hingga 5 meter.

"Ada kapal kontainer yang terpaksa merapat di Pulau Bawean karena tingginya ombak utara. Bila cuaca sudah bagus, mereka akan melanjutkan perjalanan," kata Administrator Pelabuhan Balikpapan, A Kadir Katerru.Pengelola pelabuhan terus memantau jalur lalu lintas pelayaran wilayah utara dengan tujuan Surabaya, Makassar, Parepare, Mamuju dan Palu, menyusul kencangnya kecepatan angin disebabkan Badai Nikolas dari Australia.

Laporan terbaru dari Badan Meteorologi dan Geofisika Balikpapan, Jakarta, dan Singapura, bahwa kecepatan angin di utara mencapai 40 knot. Akibatnya, sejumlah kapal berkapasitas di bawah 500 GT dari Balikpapan dengan tujuan Surabaya dan Makassar, ditunda keberangkatannya.

Kapal dengan bobot mati di bawah 500 GT tidak tahan dengan terjangan gelombang di atas 3 meter. "Kapal sejenis roro dan sejenisnya ditunda sementara. Ini untuk keselamatan bersama," paparnya.

Menurut Kadir, kondisi gangguan cuaca ini rutin dialami Pelabuhan Semayang pada bulan Desember hingga Maret. Tinggi gelombang diakibatkan peningkatan kecepatan angin dari arah utara Jawa.

Dari pantauan Tempo, terjadi antrean truk pengangkut sembako tujuan Makassar dan Surabaya di Pelabuhan Semayang, Balikpapan.SG Wibisono

Wednesday, 3 October 2007

Kapal Tambahan ke Pulau Bawean Dioperasikan

TEMPO Interaktif
Kamis, 04 Oktober 2007

TEMPO Interaktif, Gresik:
Pelabuhan Gresik, Jawa Timur, mulai mengoperasikan tambahan satu kapal untuk menampung lonjakan penumpang arus mudik Lebaran ke Pulau Bawean. Kapal yang mulai diperbantukan bernama KM Harapanku Megar milik PT Pelayaran Kumala Putra Nusantara.

“Penumpang sudah mulai meningkat hingga 200-300 orang per hari,” ujar Asmari, Kepala Kantor Administrasi Pelabuhan Gresik, Kamis (4/10). Padahal, di hari biasanya jumlah penumpang yang menggunakan jasa penyeberangan feri dari Gresik ke Pulau Bawean tak lebih dari 80 orang.

Selain tambahan satu kapal ini, arus pelayaran dari Gresik ke Bawean yang menempuh jarak 80 mil atau sekitar 120 kilometer ini juga dilayani dua kapal feri lainnya, yaitu KM Express Bahari dan KM Samarinda Express plus sebuah kapal barang.Hanya saja, meski terdapat empat kapal, namun rute pelayaran ke pulau yang berada di utara Gresik ini per harinya hanya bisa dilakukan sekali. “Kapal berlayar secara bergantian sehari sekali,” tambah Asmari.

Pelayaran sehari sekali dilakukan karena jarak dari Gresik ke Bawean harus ditempuh antara 7-8 jam. Selain itu, minimnya jumlah penumpang juga tidak sebanding dengan ongkos kapal jika harus membuka rute pelayaran hingga sehari dua kali.Di samping itu, meski Lebaran kali ini pemerintah tidak menaikkan harga tiket kapal, namun penyeberangan ke Pulau Bawean tetaplah terbilang mahal, untuk kelas eksekutif harga tiketnya mencapai Rp 150 ribu, sementara untuk kelas binis Rp 135 ribu dan kelas ekonomi Rp 105 ribu.

Tak hanya tarif penumpang yang mahal, tarif barang juga cukup tinggi karena mencapai Rp 5 ribu untuk setiap 50 kilogram barang. Sementara untuk sepeda motor tarifnya mencapai Rp 160 ribu. Bahkan untuk sebuah mobil tarifnya bisa mencapai Rp 1,5 juta untuk sekali penyeberangan.
Rohman Taufiq