Showing posts with label BAWEAN TRANSPORTASI. Show all posts
Showing posts with label BAWEAN TRANSPORTASI. Show all posts

Friday, 6 June 2008

Demi Pulang Ke Bawean, Anak Ditinggal Sendirian

Media Bawean, 7 Juni 2008

Situasi pelabuhan saat anak ditinggal orang tuanya

Pemberangkatan Kapal Ekpress Bahari 8B (7/6) tiket terjual habis, sekitar 50 orang yang gagal berangkat ke Bawean karena tiket sudah habis.

"Kerja Syahbandar dan Adpel Gresik patut diacumi jempol, peraturan yang ada sangat ditaati," kata Kepala Desa Kotakusuma.

"Kapasitas penumpang 303 orang tanpa ada penambahan dan dispensasi apapun sesuai peraturan yang ada, kami salut dengan kinerja mereka," tambah Kepdes.
Saat kapal ekpress bahari akan berangkat, ada anak kecil usia 6 tahun lari melewati ring petugas, sambil teriak, "Bapak..... Ibu........ jangan tinggalkan kami," sambil menangis sekuat-kuatnya.
Spontan semua orang di pelabuhan Gresik tertuju pada anak kecil, setelah ditelusuri ternyata dari Singapura asal Bawean Lebak. Ditinggal sendirian sama Bapak dan Ibunya karena khawatir tidak mendapatkan tiket kembali pada pelayaran berikutnya. Sedangkan yang mengurusnya sudah berulang kali melobi pihak petugas, tapi tidak boleh karena sudah sesuai dengan kapasitas muat yang ditetapkan.
Semua orang berteriak agar kapal berhenti, tapi karena sudah lepas tali maka pemberangkatan tetap dilanjutkan. Suara tangisan anak kecil tersebut sangat menyentuh hati dan membuat banyak tanya, kenapa kok ditinggal sendirian di Gresik?
Suasana tersebut sempat memanas antara petugas dan orang-orang di pelabuhan. (bst)

Friday, 30 May 2008

KAPAL EKPRESS BAHARI 8B DILAPORKAN POLISI

Media Bawean, 31 Mei 2008

Kapal Ekpress Bahari 8B dilaporkan ke polisi oleh penumpang yang tidak terangkut pada pelayaran hari sabtu, 31 Mei 2008 Gresik - Bawean.

Saat penumpang tidak bisa masuk ke dalam kapal, karena muatan sudah sesuai kepasitas yaitu 303 penumpang. Maka keributan antara pihak agen yaitu H. Subki Maneger PT. Duta Wisata dengan Hepni salah satu penumpang dari Sidogedungbatu yang menjabat sebagai Sekretaris DPC. PDI Perjuangan Gresik sempat memanas yang dilanjutkan ke kantor Kapal Ekpress Bahari 8B.
Menurut Decky F. Kepala Cabang PT. SIM Kapal Ekpress Bahari 8B, "Ada 4 orang yang tidak terangkut pada pelayaran hari ini, solusi yang diberikan yaitu penginapan dan makan ditanggung pihak kami sampai pemberangkatan hari senin," ujar Decky.

"Sementara ini tiket kami dihitung dulu, masalahnya kelebihan tiket atau kesalahan pihak syahbandar saat penghitungan saat masuk kapal," ujar Decky F. di kantornya saat ditemui Media Bawean.

"Penumpang yang sudah melaporkan ke Polres Gresik adalah Hepni, sedangkan yang 3 orang sudah kami selesaikan" kata Decky F.
Hepni saat dihubungi Media Bawean, mengakui sudah melapor ke Polres Gresik dan hari senin akan melapor ke YLKI (Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia) di Surabaya.

Suef Kepala Cabang Dinas P & K Gresik yang memiliki tiket resmi di kursi B 84, menyatakan, "Kami pusing kepala dan stress, sebab hari senin ada rapat dengan guru se Tambak dan memberangkatkan kontingen Porseni ke Gresik terpaksa kami gagalkan," katanya. (bst)

TARIF KAPAL NAIK EKONOMI 20%, EKSEKUTIF 21% DAN VIP 25%

Media Bawean, 31 Mei 2008

Kenaikan 25% pada tarif Kapal Express Bahari 8B Gresik - Bawean, yaitu tarif VIP sedangkan tarif Ekonomi 20% dan Eksekutif 21%.

Yana aktivis mahasiswa Bawean di Surabaya menyatakan, "Seharusnya kenaikan tarif kapal disesuaikan dengan kemampuan warga Bawean," katanya.

"Bila warga memberatkan, maka solusi terbaik adalah mengukur kemampuan masyarakat kita berapa peresen, misal kekuatan warga 15% selebihnya Pemkab Gresik membantu memberikan subsidi 10%, ujar Yana.

"Tapi kendala pada warga Bawean, berapapun tarif yang diberikan akan diterima Rp.500.000 bisa diterima. Itulah kelemahan warga Bawean, tanpa mengukur kemampuan yang riil pada perekenomian kita. Setelah tarif diterima, kita sebagai aktivis mau apalagi?," keluh Yana.

Jadi kenaikan tersebut, menurut Wakil Bupati Gresik H.M. Sastro Soewito, sudah dianggap wajar dan sesuai dengan harapan tokoh masyarakat Bawean dan pihak pemerintah, serta pengusaha kapal. Sedangkan harapan untuk mendapat subsidi, menurut Wabup," Subsidi tidak ada," katanya.

"Untuk jadwal sudah tiga kali seminggu, bila tetap ada lonjakan penumpang maka pihak kapal akan diminta beroperasi tambahan," tegas Wabup.

"Kami mengharap ada dispensasi khusus untuk pengangkutan bahan pokok, selama tidak mengganggu kenyamanan penumpang," tambah Wabup.

Hari ini pemberangkatan sempat ricuh di pelabuhan Gresik, penumpang yang memiliki tiket tidak bisa ikut pelayaran karena kapasitas kapal sudah cukup. Ada 4 orang tidak bisa ikut berlayar, diantaranya Suef Kepala cabang dinas P & K Tambak dan Hefni Sekretaris DPC PDI Perjuangan Gresik. Menurut Safir sekretaris PBG, "Penumpang yang tidak berangkat hari ini, akan diberangkatkan hari senin dengan biaya penginapan dan makan ditanggung pihak Kapal Express Bahari 8B," katanya. (bst)

TARIF NAIK, PERLU EVALUASI KEMBALI

Media Bawean, 30 Mei 2008


Kapal Express Bahari 8B mulai besok sabtu (31/5) sudah menggunakan tarif baru dan beroperasi 3 x seminggu, sesuai hasil rapat pengusaha kapal dan pihak pemerintah Kabupaten Gresik.
Menurut Kepala Cabang PT. SIM Kapal Express Bahari 8B Decky F. mengatakan, "Mulai besok Kapal Express Bahari 8B tarif baru, yaitu VIP Rp. 160.000, Executif Rp. 135.000, dan Ekonomi Rp. 120.000. Tarif tersebut belum termasuk Pas pelabuhan Rp. 2.500 dan asuransi Rp. 2.5000," katanya.
"Untuk operasi telah mendapat jadwal tetap, mulai senin depan sudah 3 kali seminggu. Untuk senin besok kita tetap berangkat, mengingat banyaknya penumpang di Gresik dan Bawean. Tapi berangkanya lebih siang karena urusan BBM," ujar Decky F.
Tarif tersebut naik 25% dari harga tiket sebelumnya, tentunya perlu adanya pertimbangan dan disesuaikan dengan kemampuan warga Bawean. Maka LSM Gerbang Bawean menolak kenaikan tarif tersebut, perlu adanya evaluasi kembali oleh pihak terkait. (bst)

Wednesday, 28 May 2008

TIDAK ADA PEMALSUAN TIKET KAPAL EXPRESS BAHARI 8B

Media Bawean, 29 Mei 2008

Pemalsuan tiket Kapal Express Bahari 8B sebagaimana diberitakan di media, menurut Kepala Cabang PT. SIM Gresik, Decky F. mengatakan, "Tidak benar info pemalsuan tiket Kapal Express Bahari 8B, yang ada kemarin adalah tiket yang sudah disobek (digunakan : Red.) dipakai kembali oleh orang lain," ujarnya.

"Kami pihak kapal menunggu kenaikan tarif tiket, kami siap beroperasi 3x seminggu mulai 9 Juni 2008, yaitu sabtu, senin dan rabu dari Gresik dan ahad, selasa dan kamis dari Bawean. Beroperasi 3X seminggu karena sudah mendapat ketetapan jadwal untuk hari senin, hanya menunggu kenaikan tarif," kata Decky F.

"Bila kenaikan tarif sudah ditentukan, kami sudah bisa operasi senin depan tanpa menunggu 9 juni, mengingat banyaknya penumpang yang ada di Gresik dan Bawean," tegas Decky F.

Sedangkan untuk tarif kapal yang baru, Decky F. menyatakan, "Kenaikan tarif diperkirakan naik 30% dari harga tiket yang berlaku sekarang," jelasnya.

Sedangkan Sekda Gresik Drs. Husnul Khuluq, MM. saat dihubungi Media Bawean, mengatakan, "Sudah kami serahkan wewenang kepada Dishub, sedangkan soal penambahan sudah 3 x beroperasi dalam seminggu, "ujarnya. (bst)

PENUMPANG KAPAL KELELERAN

Media Bawean, 28 Mei 2008

Beroperasinya Kapal Express Bahari 8B seminggu 2 X, membuat banyak penumpang kapal Gresik - Bawean keleleran di penginapan dan hotel di Gresik. Mereka menunggu berhari-hari untuk mendapatkan tiket pulang ke Bawean.

Slamet Suwarno menyatakan, "Sulitnya mencari tiket kapal di Gresik, sampai kapan kami sekeluarga akan pulang ke Bawean," katanya.

"Anak kami mau ujian, mencari tiket kapal seperti mencari barang antik. Sulit dicari dan ditemukan, semuanya menyatakan sudah habis," ujar Slamet.

Menurut warga Bawean di Gresik yang tidak bersedia disebut namanya, mengatakan, "Sebenarnya tiket kapal sudah diboking oleh orang-orang yang ingin meraup keuntungan yang lebih besar. Seharusnya pihak kapal dan agen tiket, tidak memberikan ruang untuk calo-calo memboking tiket. Buktinya, pembeli tiket yang berani bayar mahal selalu dapat," katanya.

Bila cara pemasaran tiket diprioritaskan para calo tiket, maka warga Bawean akan selamanya merasa tersiksa bila memerlukan tiket. (bst)

Friday, 16 May 2008

KAPAL EXPRESS BAHARI 8B TETAP 2 X SEMINGGU

Media Bawean, 17 Mei 2008

Kapal Express Bahari 8B yang kemarin menambah jadwalnya 3 x seminggu, ternyata hanya untuk 1 kali saja. Untuk besok tetap 2 x seminggu.

Menurut Decky F. Pimpinan Cabang PT. SIM Kapal Express Bahari 8B mengatakan, "Kami belum bisa memenuhi keinginana masyarakat Bawean untuk 3x seminggu, dengan alasan tiga hal," katanya.

"Tiga hal tersebut, yaitu pihak pertamina memasok bahan bakar untuk kita satu minggu hanya 8 ton, kalau tiga kali berarti harus 12 ton. Sementara pihak pertamina tidak bersedia melayani, jika hanya sementara," ujar Decky.

"Kedua, jumlah penumpang yang sedikit, besok saja yang pesan hanya 10 orang. Sedangkan senin kemarin dari Gresik 120 orang dan dari Bawean 100 orang," tegas Decky.

"Sedangkan ketiga, yaitu jadwal yang diberikan kepada kita belum tetap, sifatnya hanya sementara saja. Padahal untuk promosi awal harus mengeluarkan biaya yang sangat besar," kata Decky.

Decky menambahkan, "Pihak Kapal Express Bahari 8B siap bila ada penumpukan penumpang untuk beroperasi tambahan," ujarnya. (bst)

Wednesday, 14 May 2008

PENUMPANG KAPAL TETAP RAMAI

Media Bawean, 15 April 2008

Arus bolak balik penumpang Gresik - Bawean tetap ramai, meskipun jadwal Kapal Express Bahari 8B sudah ditambah 3 X seminggu. Ini bukti, bahwa kelancaran arus penyebrangan sangat diperlukan oleh warga Bawean.

Menurut pengamatan media bawean di pelabuhan Gresik (15/4), ternyata dari beberapa penumpang nampak orang-orang luar yang berkunjung ke Bawean. Disaat berdesakan ada seorang China berwisata ke Bawean, saat diminta wawancara orang China tersebut menolak. Alasannya keburu takut ketinggalan pesawat, harus cepat ke Juanda untuk terbang ke Malaysia. Menurutnya, "Bawean indah" katanya singkat. (bst)

Sunday, 11 May 2008

HARI BERLAYAR KE BAWEAN DITAMBAH

Media Bawean, 11 Mei 2008


Pemkab Gresik menambah hari berlayar KM Express Bahari 08-B, untuk melayani kebutuhan penumpang yang ingin menyeberang dari Gresik ke pulau Bawean pulang pergi (PP). Sebelumnya, KM Express Bahari 08-B berlayar dari Gresik pada hari Sabtu dan Rabu, namun sejak kemarin, jadwal berlayar kapal tersebut ditambah hari Senin. Langkah ini dilakukan agar memudahkan warga pulau Bawean yang ingin pergi ke Gresik, atau pulang ke pulau Bawean.

"Kami sudah putuskan menambah hari berlayar KM Express Bahari yang sekarang sendirian layani penyeberangan Gresik-Bawean. Kalau sebelumnya KM tersebut berlayar Sabtu dan Rabu, sekarang Senin juga berlayar, " kata wakil bupati (wabup), HM Sastro Suwito SH MHum ketika dihubungi wartawan, kemarin.

Wabup sendiri baru datang dari pulau Bawean. Ia sekitar lima hari berada di pulau putri tersebut. Kedatangan wabup selain untuk menghadiri undangan masyarakat, juga untuk melihat kondisi masyarakat Bawean, lebih-lebih mereka yang menjadi korban bukit longsor Kamis (6/3).

"Selama di pulau putri saya memang banyak disambati warga. Mereka keluhkan kapal yang hanya berlayar 2 kali se minggu. Kondisi itu sangat mengganggu aktivitas warga pulau Bawean. Lebih-lebih mereka yang dagang, "tuturnya.

Menurut wabup, kebutuhan pokok di pulau Bawean sejak berkurangnya jam pelayaran kapal, baik kapal penumpang, maupun barang cukup terganggu. Namun, kebutuh pokok masih ada. Namun, tidak menutup kemungkinan, kalau kapal pengangkut barang tidak ada yang berlayar ke pulau Bawean, kebutuhan pokok di pulau Bawean bisa langka.

"Alhamdulillah, kebutuhan pokok di pulau Bawean masih cukup. Kami terus berupaya agar kapal penumpang, dan barang tetap stabil layani penyeberangan Gresik-Bawean, sehingga kebutuhan warga disana terlayani," terangnya.

Sebelumnya, pelayaran kapal Gresik-pulau Bawean cukup padat, hampir tiap hari ada. Sebab, ketika itu banyak penyedia kapal yang layani rute penyeberangan Gresik-Bawean. Kapal yang layani penyeberangan di antaranya, KM Express Bahari 08-B, KM Palangkaraya, KM Harapanku Mekar, dan KM Samarinda Express.

"Saya kurang tahu persis, kenapa kapal-kapal tersebut banyak yang hengkang dari Gresik, sehingga tinggal satu kapal yang melayani, " jelas wabup asal Kecamatan Wringinanom ini. Ia berharap, minimnya kapal yang layani penyeberangan Gresik-Bawean, tidak dimanfaatkan manajemen untuk naikkan tarif tiket kapal. Sebab keputusan tersebut akan menimbulkan gejolak warga Bawean yang memprotes kenaikan harga tiket kapal. (bst)

Sunday, 4 May 2008

KAPAL EXPRESS BAHARI 8B SIAP 3 KALI

Media Bawean, 5 April 2008

Warga Bawean, khususnya bagi pengguna jasa transportasi Gresik Bawean, perlu bersyukur dan berbangga hati. Setelah Kapal Express Bahari 8B menambah jadwal pemberangkatan 3 kali seminggu, yang sebelumnya 2 kali.

Menurut Sukardi Halim (5/5) kepada Media Bawean mengatakan, "Sejak senin depan tanggal 12 Mei, Kapal Express Bahari 8B sudah 3 kali seminggu," katanya.

"Jadi Kapal Express Bahari 8B dari Gresik sabtu, senin, dan rabu. Sedangkan dari Bawean minggu, selasa dan kamis," ujarnya.

"Kami pengusaha Kapal Express Bahari 8B mengucapakan terimah kasih kepada semua warga Bawean, yang telah memberikan kepercayaan dan dukungannya. Sehingga Kapal Express Bahari 8B satu-satunya armada yang bertahan sampai sekarang," tambah Sukardi Halim

Saturday, 3 May 2008

TARIK ULUR PENAMBAHAN JADWAL KAPAL

Media Bawean, 3 Mei 2008

(Kapal Express Bahari 8B siap berlayar ke Bawean hari sabtu 3/5)

Persoalan kapal seharusnya dijadikan prioritas utama untuk melancarkan kembali arus penyeberangan Gresik - Bawean. Diantaranya dengan menambah jadwal Kapal Express Bahari 8B.

Sekda Gresik Drs. Husnul Khuluq, MM. saat di hubungi Media Bawean, menyatakan, "Kami sudah mengirim surat ke Dishub dan Adpel, hari jum'at kemarin sudah masuk," katanya.

Menurut Sekda, "Kapal Express Bahari 8B harus siap untuk menambah jadwal yaitu dari Gresik Sabtu, Senin, Rabu dan dari Bawean Minggu, Selasa dan Kamis," ujarnya.

"Persoalan Kapal Express Bahari 8B minta jadwal tetap, Kami perlu mengadakan evaluasi dan berkumpul dengan seluruh jajaran yang ada termasuk anggota dewan dan pihak adpel. Nanti ada apa-apa Pemkabnya lagi disalahkan," tambah Sekda.

Sementara Pihak Pengusaha Kapal Express Bahari 8B, Sukardi Halim di Pelembang saat dihubungi Media Bawean, menyatakan, "Memang surat sudah kami terima, yaitu kami diberi penambahan jadwal dari tanggal 5 s/d 26 Mei untuk hari senin," katanya.

"Tapi kami pihak pengusaha kapal ingin jadwal tetap atau paten dengan memiliki kekuatan hukum, kalau sementara kami rugi dong, sebab kita sudah promosi dengan untung rugi setelah lancar kok mau digantikan pengusaha lain. Jelas kalau sementara kami rugi" ujar Sukardi Halim.

"Jadi untuk penambahan hari senin menunggu sampai jadwal ditetapkan oleh Pemkab Gresik, dan kami sudah memberikan jawaban atas surat yang masuk kemarin," tambah Sukardi Halim. (bst)

Friday, 2 May 2008

PERSOALAN KAPAL PENUMPANG BINGUNG

Media Bawean, 3 April 2008

Persoalan Kapal Gresik - Bawean, sejak tidak beroperasinya Kapal Samarinda membuat para penumpang bingung dan resah. "Yang semestinya harus sampai di Bawean, tapi karena hanya 2 kali seminggu membuat kami menunggu berhari-hari di Gresik," kata para penumpang ke Media Bawean di Pelabuhan Gresik (3/5).

"Kami dapat tiket, tapi ibu kami belum dapat, gimana harus berlayar ke Bawean," kata cewek asal Jawa Tengah. Ibunya menambahakan, "Kalau hanya anak yang berangkat, maka kami batalkan untuk pulang ke Bawean," katanya.

Langkah Ibu selanjutnya apa? Media Bawean bertanya? Ibu menjawab, "Saya mau pulang kembali ke Jawa Tengah, sudah capek menunggu berhari-hari di Gresik," katanya serius.


Kakek mau ke Bawean, tanya Media Bawean? Kakek menjawab "Iya nak, kakek tidak dapat tiket, tolong kakek nak," kata kakek.

"Kakek kapan yach nak sampai di Bawean?," tanyanya. "Sabar kek, Insya Allah secepatnya Kakek pulang ke Bawean," jawab Media Bawean.

"Tapi kapan nak?," kakek balik bertanya. Media Bawean bingung sendiri. (bst)

Saturday, 26 April 2008

KAPAL GRESIK-BAWEAN PENUMPANG MENGELUH TIKET HABIS

Media Bawean, 27 April 2008

Penumpang kapal Gresik - Bawean banyak mengeluh dengan habisnya tiket Kapal Express Bahari 8B. Mereka terpaksa menunggu beberapa hari untuk bisa pulang ke Bawean.

Penyebabnya Kapal Samarinda menarik diri tidak beroperasi, sehingga sekarang dalam seminggu hanya Kapal Express Bahari 8B beroperasi seminggu 2 X. Penumpang banyak mengeluh dengan kondisi keterbatasan jadwal, seperti sekarang.

Menurut pantauan Media Bawean, diseluruh agen tiket untuk hari rabu (30/4) sudah habis terjual laris manis. Termasuk di kantor cabang kapal express bahari di jalan pahlawan Gresik sudah habis, bahkan sampai hari sabtu depan sudah habis.

Seharusnya kondisi seperti ini disikapi oleh semua pihak, khususnya wakil rakyat asal Bawean. Menurut beberapa penumpang yang ditemui Media Bawean mengatakan, "Kenapa dewan rakyat selalu diam adalam menyikapi persoalan masyarakat Bawean? Kapan suara rakyat akan diperjuangkan?" katanya. (bst)

Tuesday, 8 April 2008

BANYAKNYA PETUGAS JAGA PELABUHAN

Media Bawean, 9 April 2008

Saat akan pemberangkatan kapal Gresik - Bawean, kita akan melihat banyaknya petugas Adpel, Syahbandar dan Kepolisian yang bertugas di pintu penjagaan sampai naik ke kapal.

Ada bisikan dari beberapa penumpang kapal, "Kami merasa kurang enak dengan banyaknya petugas di pelabuhan Gresik. Seperti Pulau Bawean tidak aman kesannya bila ada orang berkunjung ke Bawean," katanya.

Direktur Eksekutif LSM Gerbang Bawean pernah menyampaikan saat warga Bawean unjuk rasa meminta kapal akibat tertahan beberapa hari di Gresik. Saat perwakilan warga Bawean diterima oleh Sekda Gresik, Abdul Basit menyampaikan, "Semestinya petugas jaga di Pelabuhan Gresik tidak terlalu banyak, ini selalu dikeluhkan oleh para penumpang," katanya.

Abdul Basit mengatakan, "Kami sudah pernah keluar masuk Malaysia dan Singapore, ternyata petugas jaganya tidak sebanyak di Pelabuhan Gresik," ujarnya. (zub)

Tuesday, 18 March 2008

TIKET KAPAL EXPRESS BAHARI 8B LARIS MANIS MENJELANG MAULID


Media Bawean, 19 Maret 2008
Menjelang maulid Nabi dan liburan tiket Kapal Express Bahari 8B laris manis, habis sudah 3 hari yang lalu.

Banyak warga yang akan pulang ke Bawean, terpaksa menunda kepulangannya sampai hari berikutnya. Menurut H. Subki, Manager PT. Duta Wisata selaku agen tunggal penjualan tiket Kapal Express Bahari 8B mengatakan, "Ini bukti kepercayaan warga Bawean kepada Kapal Express Bahari 8B, dengan waktu tempuh 3 jam dan ruangan yang nyaman" katanya.

"Tiket sudah habis 3 hari yang lalu, dikarenakan warga Bawean banyak yang akan maulid dan liburan ke Bawean", ujarnya.

Hasil pantauan Media Bawean, setiap ketemu warga Bawean di Gresik pasti menanyakan tiket. Tentunya tiket sudah habis 3 hari yang lalu, karena banyaknya penumpang yang akan pulang ke Bawean. (bst)

Thursday, 21 February 2008

WARGA BAWEAN DEMO PEMKAB GRESIK

Media Bawean, 22 Februari 2008

Rencana KM Harapan Mekar (22/2) berangkat ke Pulau Bawean, gagal kembali setelah pihak Adpel dan Dishub melarang untuk berlayar. Penumpang sudah menunggu sejak jam 07.30 WIB di Terminal pemberangkatan kapal di pelabuhan Gresik. Penumpang dengan wajah lesu dan stress dengan kondisi terlantar berhari-hari, membuat suasana terminal agak tegang.

Jam 09.30 pihak Adpel Gresik mengadakan pertemuan dengan dihadiri Dishub, Kesbanglinmas, Tokoh Bawean, PBG dan LSM Gerbang Bawean. Rapat dilaksanakan membahas persoalan selanjutnya dengan tidak diberangkatkanya KM. Harapanku Mekar.

Pihak Adpel memperkirakan bahwa kondisi cuaca yang diperkirakan sebelumnya ada penurunan, ternyata naik seketika. Menurut Kepala Seksi Penjagaan dan Penyelamatan Adpel Gresik, Suratno mengatakan "Kami tidak mau mengabil resiko dengan hasil prakiraan BMG yang ada, untuk sementara waktu Kapal Gresik - Bawean kami larang untuk berlayar", katanya.

"Persoalan warga Bawean di Gresik sudah beberapa hari, untuk persoalan makan dan tempat sementara apa katanya Kesbanglinmas dan soal kapal bantuan diserahkan ke Dinas Perhubungan" ujarnya.

Supi'i, Kesbanglinmas Gresik mengatakan, "Kami sudah menyiapkan tempat khusus bagi penginapan warga Bawean di BLK dan makan 3 hari dijamin Pemkab", ujarnya.

Sedangkan Santioso, Dishub Gresik menyatakan "Kami sudah melakukan lobi dengan pihak Pangarmatim di Surabaya dan hari ini surat permohonan akan kami sampaikan",katanya.

Perwakilan tokoh masyarakat, KH. Aziz Ismail (Ketua Syuriah PCNU Bawean) mengatakan, Bahwa kondisi warga Bawean sekarang dalam terlantar, dan kami mohon Pemkab Gresik memberikan perhatian khusus. Terutama soal kapal yang sudah 14 hari sudah terlantarkan", katanya.

LSM Gerbang Bawean, mengusulkan agar Pemkab Gresik secepatnya mengajukan permohonan kapal ke Koarmatim di Surabaya. Jangan hanya menunggu prakiraan cuaca, sampai kapan warga Bawean akan ditelantarkan di Gresik. Kami hanya butuh Kapal.

WARGA BAWEAN DEMO
Setelah warga Bawean mendengar Kapal Harapanku Mekar batal diberangkatkan. Situasi dan kondisi penumpang panik dan hesteris. Petugas yang memberikan penjelasan, dicaci maki sama penumpang yang akan pulang ke Bawean.

Setelah itu warga melanjutkan demo ke kantor Bupati Gresik, sampai di kantor Pemkab ternyata Bupati, Wabup, Sekda dan penjaga tidak ada. Secara langsung warga Bawean berjumlah 100 orang meluruk masuk ke ruangan Bupati. Setelah kami masuk ternyata menurut Sekprinya Bupati tidak ditempat, sedang ada acara jum'at bersih.

Akhirnya warga Bawean sepakat tidak akan keluar dari Pemkab sebelum ada kepastian kapal. Selang beberapa menit kemudian, datang petugas satpol PP melarang demo di ruangan Bupati. Akhir warga turun ke lantai dasar dan perwakilan sebanyak 10 orang dipersilahkan masuk ke ruang Kesbanglinmas.

Dalam rapat tertutup, hadir Sekda Gresik Drs. Husnul Khuluq, MM, Kesbanglinmas Supi'i, Kabag Humas dengan 10 perwakilan warga Bawean.

Menurut Sekda mengatakan, "Salah besar jika Pemkab Gresik dianggap tidak perhatian dengan warga Bawean. Kapan Pemkab tidak memperhatikan nasib warga Bawean", katanya Sekda.
Huluk menambahkan, "kemarin Pemkab sudah membantu korban banjir dan masih banyak yang lain bantuan Pemkab Gresik", katanya.

Perwakilan warga Bawean mengharap adanya kapal bantuan dari Koarmatim TNI AL, dan dibuktikan dengan surat tertulis untuk permohonannya. Karena warga Bawean sudah merasa jenuh terlantar di Gresik berhari-hari.

Akhirnya pihak Pemkab memberikan bukti surat yang akan dikirim ke Koarmatim di Surabaya. Sekda Gresik menjanjikan akan segera menyampaikan surat permohonan hari ini juga ke Koarmatim di Surabaya. (bst)

Tuesday, 19 February 2008

WARGA BAWEAN TERLANTAR

foto yan surabaya pagi

21 Februari 2008

Warga Bawean di Gresik sudah 12 hari lamanya menunggu keberangkatan kapal dari Gresik-Bawean. Dikarenakan kondisi cuaca yang tidak menentu, dengan gelombang yang cukup besar.
Kemarin sekitar 256 orang diberangkatkan ke Bawean, dengan tekad bulat warga memaksakan diri untuk berangkat naik kapal Harapanku Mekar.
Tapi sampai perjalanan 3jam, kapten Juju memutuskan kembali lagi ke Gresik. Menurut salah satu penumpang, Sahri memberikan katerangan, " Bahwa kondisi kapal memang tidak mampu, bila dipaksakan maka tenggelam akibatnya", kata pemuda yang baru datang dari Malaysia.
"Saya diatas kapal selalu memantau keadaan, sebab air sudah masuk kedalam. Saya juga melihat 3 kambing jatuh kelaut, akibat talinya lepas. Tangan tetap megang besi kapal, jika tidak megang maka akan jatu ke laut. Sebab posisi saya ada dideck atas," kata pemuda asal Daun Sangkapura.
LSM Gerbang Bawean sangat menyayangkan sikap Pemkab Gresik yang tidak meminta bantuan kepada TNI AL. Padahal TNI AL siap membantu, kok justru Pemerintah Jawa Tengah yang memohon bantuan.
Sampai kapan warga Bawean akan ditelantarkan. Alangkah teganya melihat warga Bawean terlantar, tanpa ada kepedulian untuk memberikan solusi kapal yang layak.

Friday, 15 February 2008

WARGA TERLANTAR MENUNGGU KAPAL

16 Februari 2008
Gresik, Media Bawean
Kondisi Kecamatan Tambak Bawean kembali stabil, setelah mendapat pasokan barang dari Petekan Surabaya yang dibawa perahu.
Menurut Camat Tambak, M. Sofyan (16/2) mengatakan, "Sudah ada beberapa perahu yang datang membawa sembako dari Petekan Surabaya, jadi sangat membantu pasokan barang di kecamatan Tambak," kata Sofyan.
"Memang di Pasar ada pengurangan stok, tapi tidak langka dan masyarakat tidak panik" tambah Sofyan.
Wabup Gresik, M.Sastro Soewito,SH,M.Hum. mengatakan, "Kami akan usahakan kapal yang mampu untuk menyebrangi ombak setinggi 4 meter - 5 meter," kata Wabup.
Daifi Ketua Pemuda Bawean Gresik menanggapi, "Bahwa kemarin sudah ada kapal besar yang menawarkan, yaitu kapal jurusan Maumere - Surabaya - Kalimantan. Pihak Kapal bersedia mampir ke Gresik terus ke Bawean." kata Guru SMPN 1 Gresik.
Daifi menambahkan "Mengingat kapal besar, jadi tidak ada masalah. Kita hanya menunggu waktu saja, sebab sudah dikoordinasikan dengan Dishub dan Adpel," katanya dengan nada serius. (tif)

Friday, 8 February 2008

KAPAL BAWEAN-GRESIK DIHENTIKAN

Kapal Bawean-Gresik dihentikan sementara sampai 14 Februari 2008, sesuai instruksi Adpel Gresik dan Dinas Perhubungan. Dengan dihentikannya beroperasi, maka roda perekonomian di Pulau Bawean akan lumpuh. Sedangkan di Gresik, banayak warga Bawean yang menunggu pemberangkatan kapal Gresik - Bawean.
Menurut Ainur Rofiq,SE. Anggota DPRD Gresik asal Bawean mengatakan, "Bukan Bawean-Gresik saja dihentikan, tapi diseluruh Indonesia sesuai ketetapan Menhub", katanya anggota FKB Komisi B.
Daifi selaku Ketua Persatuan Bawean Gresik (PBG) menyatakan, "Dalam kondisi cuaca seperti sekarang diperlukan adanya bantuan kapal yang mampu menghubungkan Bawean-Gresik PP," katanya.
Menurut Daifi, "Dikhawatirkan bahan pokok di Bawean menjadi langka, sehingga pedagang akan menaikkan harga tinggi," ujar Guru SMP1 Gresik.
Sedangkan Tarjo berharap adanya perhatian khusus bagi warga Bawean terlantar di Gresik dengan menyedikan penampungan khusus.
Menurut Tarjo, "Pemkab perlu menyediakan rumah khusus bagi warga Bawean yang terkendala kapal seperti sekarang ini," kata warga Jombang yang beristerikan di Bawean. (bst)